KOTA BEKASI – Tiga kota tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026 bergerak menyelesaikan persiapan akhir menjelang pesta olahraga yang akan berlangsung pada 7–20 November mendatang.
Kota Bekasi memegang peran sebagai tuan rumah utama sekaligus lokasi pembukaan pada 7 November 2026. Kota Bogor dan Kota Depok menjadi tuan rumah pendukung, dengan Bogor juga dipersiapkan sebagai tempat penyelenggaraan seremoni penutupan.
Memasuki H-60 pada Selasa (8/9/2026), Kota Bekasi terus menyempurnakan fasilitas olahraga dan kebutuhan operasional pertandingan. Daerah ini mendapat mandat mempertandingkan 47 cabang olahraga di 48 venue.
Sebanyak 27 venue berada di wilayah Kota Bekasi. Adapun 21 venue lainnya berlokasi di luar kota guna mengakomodasi cabang olahraga yang membutuhkan arena dengan standar atau karakteristik tertentu.
Penyempurnaan dilakukan terhadap gedung olahraga enam lantai, arena voli dan bulu tangkis, lapangan basket, lintasan atletik, trek sepatu roda, arena panjat tebing, serta fasilitas pendukung lainnya.
Kota Bogor yang akan menggelar 28 cabang olahraga telah melaksanakan Technical Delegate I dan II. Pembahasan meliputi kesiapan venue, sumber daya manusia, serta anggaran. Pemerintah Kota Bogor juga menyiapkan sedikitnya delapan rumah sakit sebagai bagian dari dukungan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Kota Depok menyatakan 10 venue secara umum telah siap. Pekerjaan tersisa berupa perawatan dan perbaikan minor, termasuk pembenahan lapangan Stadion Merpati serta penyempurnaan fasilitas GOR Kota Depok.
PB Porprov turut memeriksa lokasi pertandingan melalui visitasi pada 1–3 September dan peninjauan lanjutan pada 7–8 September. Pemeriksaan mencakup arena, aksesibilitas, sarana penunjang, serta kebutuhan teknis setiap cabang.
Dengan 95 cabang olahraga dan lebih dari 1.100 nomor pertandingan dalam agenda resmi, sinkronisasi ketiga kota menjadi faktor penting. Penyelenggara juga harus bergerak cepat karena sejumlah pertandingan, termasuk futsal, akan dimulai sebelum seremoni pembukaan.