KOTA BOGOR – IPB University dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kolaborasi melalui peluncuran INNOBRIDGE atau Innovation Network of BRIN–IPB for Research, Development, and Global Excellence.
Platform kolaborasi tersebut diluncurkan di Gedung Inkubator Bisnis Halal, Science Techno Park IPB Taman Kencana, Kota Bogor, Kamis (17/9/2026). Peluncuran dilakukan Kepala BRIN Prof. Arif Satria bersama Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet.
INNOBRIDGE dirancang untuk mengintegrasikan kepakaran akademik, kapasitas peneliti, talenta, dan infrastruktur riset kedua lembaga. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan prioritas pembangunan nasional serta mampu menjawab tantangan global.
Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet mengatakan, INNOBRIDGE merupakan penguatan dari hubungan kerja sama yang telah lama dibangun IPB dan BRIN melalui berbagai skema riset maupun pendidikan.
“INNOBRIDGE hadir sebagai penguatan dari rekam jejak kolaborasi IPB University dan BRIN yang telah berkembang melalui berbagai skema kolaborasi di bidang riset maupun pendidikan,” kata Alim.
Sejumlah skema yang sebelumnya dijalankan meliputi Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM), Pusat Kolaborasi Riset (PKR), dan Program Riset Invitasi Strategis (PRIS). IPB University juga memperoleh penghargaan dari BRIN sebagai Top Kolaborator periode 2021–2024.
Kepala BRIN Prof. Arif Satria menilai perpaduan keunggulan akademik IPB dengan kapasitas riset nasional BRIN menjadi kekuatan utama INNOBRIDGE. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan kolaborasi yang lebih terarah dan memberikan dampak nyata.
Pengembangan riset INNOBRIDGE dibagi dalam tiga klaster utama, yaitu pangan dan pertanian; halal dan kesehatan; serta bioenergi, iklim, dan perikanan-kelautan.
Ruang lingkupnya mencakup komoditas padi, bawang putih, kelapa sawit, kedelai dan produk substitusinya, smart agriculture, unggas, pakan hewan, teknologi halal, one health, zoonosis, pangan fungsional, produk biomedis, bioenergi, karbon, iklim, perikanan, dan kelautan.
Peluncuran INNOBRIDGE turut ditandai dengan penandatanganan kontrak tiga program Pusat Kolaborasi Riset. Program tersebut meliputi pengembangan bahan tambahan pakan generasi baru untuk peternakan berkelanjutan, CLARITY yang berfokus pada pengurangan emisi peternakan tropis, serta PKR bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Halal.
Ke depan, jejaring INNOBRIDGE akan diperluas untuk membuka lebih banyak kolaborasi lintas disiplin dan memperkuat kontribusi riset Indonesia.