KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus melanjutkan program penataan kawasan perdagangan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola perkotaan. Setelah penataan kawasan Pasar Pondok Gede mulai berjalan, kini pemerintah daerah memperluas pembenahan ke kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa penataan kawasan pasar merupakan langkah strategis untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan tahapan yang matang agar perubahan yang dihasilkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Mulai dari pendataan pedagang, penyediaan lokasi usaha, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga pembangunan infrastruktur pendukung dilakukan sebagai bagian dari proses penataan yang menyeluruh.
“Kita tidak ingin hanya melakukan penertiban sesaat. Yang kita lakukan adalah penataan menyeluruh agar persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun bisa diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Tri Adhianto.
Ia menyebut sejumlah persoalan yang selama ini terjadi di kawasan perdagangan, seperti kemacetan lalu lintas, trotoar yang kehilangan fungsi, saluran drainase yang tersumbat, serta aktivitas perdagangan yang tidak tertata, menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara serius.
Penataan Pasar Pondok Gede dan Pasar Baru, lanjut Tri, merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan nyaman. Selain itu, pemerintah juga melakukan pembenahan terhadap infrastruktur pendukung, mulai dari trotoar, drainase, penerangan jalan hingga aksesibilitas kawasan.
Menurutnya, penyelesaian persoalan perkotaan yang telah berlangsung puluhan tahun tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Namun, pemerintah berkomitmen untuk menanganinya secara bertahap melalui program yang terukur.
“Masalah yang sudah puluhan tahun tentu tidak bisa selesai dalam hitungan hari. Tetapi yang terpenting adalah hari ini kita mulai menyelesaikannya satu per satu. Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan perubahan itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kota Bekasi memastikan penataan kawasan strategis akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan dan kesiapan di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di salah satu kota penyangga utama Jakarta tersebut.
