KOTA BANDUNG – Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Jawa Barat mematangkan persiapan enam nomor eksebisi Kabaddi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Kota Bandung pada 4–8 November 2026.
Ketua Umum Pengprov FOKSI Jabar, Uung Tanuwidjaja, menjelaskan bahwa nomor yang akan dipertandingkan meliputi national style, super five, dan three star. Ketiganya dimainkan pada kategori putra dan putri sehingga keseluruhan agenda mencakup enam nomor pertandingan.
Untuk mendukung kesiapan tersebut, FOKSI Jabar menggelar Pelatihan Kompetensi dan Refreshment Wasit serta Simulasi Pertandingan Kabaddi di STKIP Pasundan, Kota Cimahi, pada 10–11 Oktober 2026.
“Kita tidak mau setengah-setengah dalam melaksanakan pertandingan eksebisi di Porprov XV Jabar tahun 2026,” kata Uung saat ditemui di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (12/10/2026).
Menurut Uung, kesempatan yang diberikan KONI Jabar harus dijawab dengan penyelenggaraan pertandingan yang berkualitas. Karena itu, persiapan dilakukan dengan memperkuat kemampuan perangkat pertandingan sekaligus mematangkan kesiapan atlet.
Pelatihan wasit mencakup penyegaran aturan permainan, penerapan regulasi, dan pengambilan keputusan. Peserta juga menerima sosialisasi pembaruan aturan International Kabaddi Federation (IKF).
Pembekalan tersebut melanjutkan pelatihan dan penataran wasit yang sebelumnya diselenggarakan melalui kerja sama dengan Pengurus Pusat FOKSI pada awal 2026. Materi teori kemudian diterapkan melalui simulasi pertandingan agar para wasit dapat mempraktikkan pemahamannya di lapangan.
Sekitar 150 atlet dari sejumlah pengurus cabang FOKSI kabupaten dan kota mengikuti simulasi. Mereka merupakan bagian dari lebih dari 200 atlet yang telah terdaftar untuk mengikuti eksebisi Kabaddi Porprov XV Jabar 2026.
Simulasi memainkan nomor national style kategori putra dan putri. Sementara itu, super five dan three star tidak dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, tetapi tetap masuk dalam agenda eksebisi November mendatang.
Uung berharap persiapan ini membantu menyamakan pemahaman regulasi di antara perangkat pertandingan. Kesiapan tersebut diperlukan untuk menjaga kelancaran laga dan meminimalkan potensi kesalahan penerapan aturan.
Pembinaan Kabaddi Jabar juga diarahkan menuju agenda setelah Porprov, termasuk seleksi nasional SEA Games, babak kualifikasi PON pada 2027, dan PON XXII tahun 2028. Uung mengapresiasi dukungan STKIP Pasundan, KONI Jabar, pengcab FOKSI, serta pihak-pihak yang membantu peningkatan kualitas atlet dan sumber daya manusia Kabaddi di Jawa Barat.