JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dalam Kabinet Merah Putih. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pengangkatan Alim ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Dalam prosesi pelantikan, Alim mengikuti pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin Presiden Prabowo. Dengan pelantikan tersebut, Alim resmi mendapat penugasan di pemerintahan setelah sebelumnya memimpin salah satu perguruan tinggi pertanian terkemuka di Indonesia.
Sebelum dilantik, Alim tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB dengan mengenakan jas hitam dan dasi biru. Kepada wartawan, ia mengungkapkan bahwa kedatangannya merupakan tindak lanjut atas permintaan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya diangkat menjadi Wakil Menteri Pertanian, Alim belum bersedia memberikan kepastian.
“Saya belum tahu. Nanti kita lihat lagi,” ujarnya kepada wartawan sebelum pelantikan.
Alim mengaku masih menjalankan aktivitas akademik di IPB University sebelum menerima panggilan ke Istana. Bahkan, pada hari yang sama, ia masih berada di kampus untuk menerima kunjungan asesor.
Baru Menjabat Rektor Sejak Desember 2025
Penunjukan Alim sebagai Wakil Menteri Pertanian menjadi perkembangan penting bagi IPB University. Pasalnya, ia belum genap satu tahun menjabat sebagai rektor ketika mendapat kepercayaan untuk bergabung dalam pemerintahan.
Alim ditetapkan sebagai Rektor IPB University Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028 melalui keputusan Majelis Wali Amanat (MWA) pada 5 Desember 2025. Pelantikannya berlangsung pada 11 Desember 2025.
Ia menggantikan Arif Satria yang sebelumnya mendapat penugasan dari Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada November 2025.
Lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 27 Februari 1982, Alim memiliki latar belakang akademik di bidang manajemen. Ia mengawali karier sebagai dosen Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University.
Bidang keahliannya mencakup manajemen strategis, riset operasional, manajemen rantai pasok, serta pemasaran agrikultur. Kompetensi tersebut memiliki keterkaitan dengan berbagai persoalan sektor pertanian, khususnya pengelolaan produksi, distribusi, dan penguatan daya saing produk pertanian.
Masuknya Alim ke jajaran pimpinan Kementerian Pertanian juga menambah keterwakilan akademisi IPB University dalam pemerintahan.
Dengan latar belakang keilmuan dan pengalamannya di perguruan tinggi, Alim diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kebijakan pertanian, termasuk penguatan sistem agribisnis, peningkatan produktivitas, serta hubungan antara riset dan kebutuhan sektor pertanian nasional.
Sementara itu, pengangkatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian memunculkan persoalan baru dalam kesinambungan kepemimpinan IPB University. Perguruan tinggi tersebut kembali menghadapi kemungkinan pergantian rektor setelah dua pemimpinnya secara berturut-turut mendapat penugasan di tingkat pemerintahan pusat.