BANDUNG – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat resmi mengambil alih pengelolaan kawasan Teras Cihampelas dari Pemerintah Kota Bandung. Peralihan tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
Langkah ini menjadi awal penataan kembali kawasan Teras Cihampelas yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu ikon wisata Kota Bandung. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan kawasan tersebut kembali menjadi pusat industri kreatif, fesyen, sekaligus destinasi wisata yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung terus menghasilkan langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan. Menurutnya, pemerintah provinsi kini tidak hanya berperan dalam penyusunan kebijakan administratif, tetapi juga terlibat langsung dalam pembangunan fisik di lapangan.
Ia menjelaskan, setelah proses serah terima selesai, Pemprov Jabar akan segera menuntaskan seluruh administrasi sebagai dasar dimulainya penataan kawasan. Dedi berharap wajah baru Teras Cihampelas mampu mengembalikan kejayaan kawasan tersebut sebagai barometer mode dan pusat ekonomi kreatif di Kota Bandung.
Menurutnya, revitalisasi Teras Cihampelas juga akan semakin optimal apabila didukung dengan kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara. Kehadiran kembali penerbangan dari sejumlah negara tetangga diyakini dapat meningkatkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Bandung dan memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, hingga perdagangan.
Dedi menargetkan proses administrasi dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan. Selanjutnya, pembongkaran fasilitas lama serta pembangunan kawasan baru akan dilakukan melalui mekanisme lelang yang terbuka dan transparan. Ia optimistis seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan pada Oktober 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas serta bebas dari praktik penyimpangan.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik sinergi antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menilai kolaborasi tersebut berhasil mempercepat penyelesaian sejumlah proyek strategis yang menjadi perhatian publik.
Farhan menyebut penyerahan pengelolaan Teras Cihampelas menjadi salah satu capaian penting, setelah sebelumnya proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka memasuki tahap groundbreaking. Menurutnya, kerja sama yang solid antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi menjadi modal penting untuk menghadirkan pembangunan yang lebih efektif bagi masyarakat.
Penataan Teras Cihampelas diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan publik, tetapi juga menjadi pemicu kebangkitan ekonomi kreatif, perdagangan, dan pariwisata di jantung Kota Bandung, sehingga mampu mengembalikan citra kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat.