KOTA BEKASI — Perkuliahan dan persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 berjalan bersamaan dalam keseharian Muhammad Al Baqir. Mahasiswa semester pertama Universitas Indonesia itu harus menjaga performa akademik sekaligus menjalani latihan sebagai atlet wushu Kota Bekasi.
Baqir menyiasatinya dengan menyusun jadwal mingguan yang mengatur porsi belajar dan latihan. Ia juga mencatat setiap tugas beserta tenggat penyelesaiannya.
Ketika memasuki masa ujian, atlet berusia 18 tahun tersebut menentukan skala prioritas untuk memilih pekerjaan yang harus diselesaikan lebih dahulu.
Tantangan membagi waktu itu hadir ketika Baqir sedang meningkatkan persiapan untuk bertanding dalam nomor beregu Men’s Duilian. Koordinasi antaratlet menjadi salah satu aspek yang paling diperhatikan.
Selain itu, Baqir terus mengasah akurasi dan kecepatan serangan, stamina, serta gerakan nandu. Teknik nandu memiliki tingkat kesulitan tinggi karena melibatkan lompatan, putaran di udara, dan pendaratan secara tepat.
Baqir telah menekuni wushu selama 10 tahun. Ia awalnya berlatih untuk mengisi waktu luang dan membentuk kondisi tubuh. Kesempatan bertanding serta keberhasilan memperoleh medali kemudian membuatnya semakin serius menjadi atlet.
Prestasinya mencakup emas Shuangjiegun D/E Putra pada Kejurnas Wushu Kungfu 2026. Dalam Wugames Universitas Indonesia 2025, Baqir memperoleh emas Weapon Duida C2 Putra serta perak Changquan ZX dan Daoshu ZX.
Ia sebelumnya meraih emas Er Jie Gun C2 Putra pada Indonesia International Kungfu Championship 2024. Baqir juga memperoleh perak Daoshu A Putra dalam Wugames UI 2024 serta emas Gun Shu Grup A pada Wugames UI 2023.
Rekam prestasi tersebut menjadi salah satu modal yang mengantarkannya masuk tim wushu Kota Bekasi untuk Porprov 2026.
Baqir berharap perjalanannya dapat terus berkembang hingga memperoleh kesempatan bertanding dalam SEA Games dan Asian Games. Kepada anak muda, ia berpesan agar tidak takut mencoba wushu dan melakukan kesalahan ketika baru memulai.
Menurutnya, wushu bukan hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk kedisiplinan, kesabaran, dan kekuatan mental.