KOTA BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperoleh predikat Terbaik I dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Jawa-Bali untuk kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.
Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri tersebut diterima Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan di Nusa Dua Convention Center, Bali, Jumat (28/8/2026).
Penilaian dalam kategori itu mencakup komitmen pemerintah daerah terhadap kebijakan perumahan, percepatan penyediaan hunian, dan pengelolaan kawasan permukiman secara berkelanjutan. Jawa Barat dinilai mampu menunjukkan dukungan nyata terhadap pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program strategis nasional.
Atas capaian tersebut, Kemendagri memberikan tambahan bantuan stimulan swadaya untuk memperbaiki 300 unit rumah di Jawa Barat. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan, nilai bantuan untuk setiap rumah ditetapkan sebesar Rp20 juta.
Alokasi itu berada di luar bantuan reguler bedah rumah yang rata-rata mencapai 300 unit untuk setiap kabupaten dan kota. Tambahan bantuan diharapkan mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas kawasan permukiman.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan, Pemprov Jabar berkomitmen mengawal Program 3 Juta Rumah agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, kami mengawal agar proses pendataan penerima manfaat, pelaksanaan pembangunan, hingga pengawasan dilakukan secara akuntabel,” ujar Erwan.
Menurutnya, program penyediaan rumah harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjaga integritas dan menjalankan setiap tahapan secara profesional.
Erwan juga menekankan pentingnya transparansi dalam penetapan penerima bantuan maupun pelaksanaan pembangunan. Pengawasan diperlukan agar bantuan tidak menyimpang dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Dengan tambahan stimulan tersebut, Pemprov Jabar diharapkan dapat memperluas penyediaan hunian layak serta mempercepat penataan permukiman yang aman dan berkelanjutan.