DEPOK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memastikan seluruh tahapan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 berjalan sesuai rencana. Memasuki sekitar 100 hari menjelang pelaksanaan, kesiapan Depok sebagai salah satu tuan rumah sekaligus peserta terus dimatangkan.
Ketua KONI Kota Depok, Heri Suprianto, mengatakan Depok mengemban dua tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan Porprov Jabar 2026. Selain mempersiapkan kebutuhan sebagai daerah tuan rumah, KONI juga harus memastikan kontingen Kota Depok siap bertanding di sejumlah daerah penyelenggara.
“Untuk Porprov 2026 ini memang Depok punya dua kegiatan. Satu sebagai pelaksana tuan rumah, yang kedua adalah persiapan pemberangkatan kontingen untuk mengikuti pertandingan di enam kota pendukung dan satu kabupaten pendamping di Sukabumi,” kata Heri, Senin (20/7/2026).
Menurut Heri, sejauh ini persiapan kepanitiaan sebagai tuan rumah maupun program pembinaan atlet berlangsung dengan baik. Seluruh program yang telah disusun disebut masih berada di jalur yang ditetapkan.
“Kalau berbicara tentang persiapan tuan rumah, alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian terkait kesiapan kontingen juga alhamdulillah sudah berjalan semua, on the track, baik dari sisi latihan atlet maupun program try out,” ujarnya.
Heri menambahkan, perkembangan prestasi atlet Kota Depok menjelang Porprov juga menunjukkan tren positif. Sejumlah atlet telah mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat Asia, Asia Tenggara, hingga dunia. Keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengalaman dan mematangkan kesiapan atlet menghadapi persaingan di Porprov.
“Beberapa atlet kita alhamdulillah mengikuti kejuaraan tingkat Asia, tingkat dunia, bahkan Asia Tenggara. Artinya progresnya cukup bagus. Atlet kita kelihatannya siap dan mudah-mudahan target masuk 10 besar bisa tercapai,” ungkapnya.
Untuk mengoptimalkan performa atlet, KONI Kota Depok turut menerapkan pendekatan berbasis sport science melalui pendampingan kondisi fisik secara intensif. Program tersebut terutama diarahkan kepada atlet yang dinilai memiliki potensi besar menyumbangkan medali emas.
KONI Depok menurunkan 10 trainer strength and conditioning yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tim tersebut bertugas memantau perkembangan kondisi dan performa atlet dari berbagai cabang olahraga selama masa persiapan.
Melalui program latihan, try out, serta pendampingan berbasis sport science tersebut, KONI Kota Depok berharap para atlet mampu mencapai performa terbaik saat Porprov Jabar 2026 berlangsung. Target menembus peringkat 10 besar pun menjadi sasaran yang ingin diwujudkan kontingen Kota Depok pada pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Sumber: Debar