JABARNESIA – Ajang pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, siap digelar selama 32 hari mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di kawasan JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Gelaran tahunan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta.
Penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi ke-57 sejak pertama kali digelar pada 1968. Jakarta Fair 2026 mengusung tema “Jakarta Fair sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional” dengan subtema “Marilah Kita Bersatu dan Berkolaborasi dalam Membangun Ekonomi Nasional yang Semakin Kuat demi Terwujudnya Indonesia Maju dan Indonesia Emas”.
Marketing Director JIEXPO Ralph Sceunemann mengatakan Jakarta Fair tahun ini diharapkan berlangsung lebih meriah dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
“Kita harapkan tahun ini, Jakarta Fair akan lebih meriah lagi dibanding tahun kemarin, yang berkurang sekitar tujuh hari,” kata Ralph di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis.
Menurut dia, antusiasme masyarakat terhadap Jakarta Fair masih sangat tinggi. Pada penyelenggaraan 2025, jumlah kunjungan mencapai sekitar 5,9 juta orang dengan total transaksi tercatat menembus Rp7,3 triliun.
Dengan masa penyelenggaraan yang diperpanjang menjadi 32 hari, panitia optimistis jumlah pengunjung maupun nilai transaksi dapat meningkat pada tahun ini.
“Seperti kita semua ketahui bahwa Jakarta Fair ini adalah event yang selalu ditunggu-tunggu, dinantikan oleh masyarakat luas, bukan hanya orang Jakarta, bahkan seluruh Jawa, dan luar Jawa pun menantikannya,” ujarnya.
Ralph menjelaskan, Jakarta Fair Kemayoran 2026 diikuti sekitar 2.800 peserta dengan 1.800 stan atau tenant yang tersebar di seluruh area pameran. Komposisinya terdiri atas 55 persen sektor swasta dan 45 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peningkatan jumlah peserta tersebut dinilai menjadi bukti tingginya minat pelaku usaha untuk memanfaatkan Jakarta Fair sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.
Berbagai sektor industri akan meramaikan pameran ini, mulai dari otomotif, gadget, komputer, alat olahraga, fesyen dan garmen, perlengkapan rumah tangga, furnitur, elektronik, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, herbal dan obat-obatan, perbankan, produk jasa, hingga kosmetik.
Selain pameran dagang, Jakarta Fair juga menghadirkan beragam hiburan bagi pengunjung. Sejumlah agenda yang telah disiapkan antara lain parade karnaval, wahana permainan anak, kontes Miss Jakarta Fair, pesta kembang api, hingga Jakarta Fair Music Concert yang akan berlangsung selama 32 hari penuh.
Sejumlah musisi dan band papan atas Indonesia dijadwalkan tampil memeriahkan panggung konser, di antaranya Slank, Hindia, Sal Priadi, Kotak, J-Rocks, Last Child, Tony Q, Tipe-X, The Changcuters, Fiersa Besari, Juicy Luicy, Superman Is Dead, Endank Soekamti, JKT48, NDX AKA, Perunggu, dan For Revenge.
Pengunjung juga dapat menikmati beragam pilihan kuliner nusantara maupun mancanegara yang tersebar di sejumlah area, seperti Pucuk Coolinary, Open Space, Food Court Hall E, dan kawasan Pasar Malam.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, panitia mengklaim telah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, termasuk area parkir, fasilitas kebersihan, serta akses transportasi umum. TransJakarta juga disiapkan dengan layanan dan rute khusus selama penyelenggaraan Jakarta Fair berlangsung.
Adapun harga tiket masuk tidak mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. Tiket dibanderol Rp40.000 pada Senin, Rp50.000 untuk Selasa hingga Jumat, serta Rp60.000 pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
Sementara jam operasional pameran berlangsung pukul 15.00-22.00 WIB pada hari kerja dan pukul 10.00-22.00 WIB pada akhir pekan serta hari libur nasional.
Mengusung semangat transformasi Jakarta menuju kota global yang modern dan berdaya saing, Jakarta Fair 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pusat hiburan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan perdagangan, investasi, serta pemberdayaan UMKM nasional.
