KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) menjadi penggerak sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa dan kelurahan.
Harapan tersebut disampaikan Dedi saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus DPP LPM RI di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (7/8/2026). Dalam kegiatan itu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPP LPM RI periode 2025–2030.
Menurut Dedi, LPM dapat terlibat dalam berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, mulai dari pengerukan sungai, pengaspalan jalan, pembangunan rumah bagi masyarakat miskin, hingga pemasangan jaringan listrik.
“Saya berharap LPM menjadi penggerak dan mitra kerja Provinsi Jawa Barat dalam melakukan percepatan pembangunan dari desa dan kelurahan,” ujar Dedi.
LPM juga diharapkan membantu mempercepat penyaluran pendanaan pemerintah provinsi ke desa serta mengawal pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan. Selain pembangunan infrastruktur, penguatan perekonomian desa dinilai penting untuk mencegah warga terjebak perdagangan manusia akibat tawaran pekerjaan bergaji besar.
Dedi mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang mengupayakan pemulangan 12 warga Jabar yang bekerja di tempat hiburan di Maumere. Mereka dilaporkan menerima upah tidak sesuai serta mengalami penganiayaan dan pelecehan. Pemerintah turut memberikan pendampingan, sementara pemilik tempat usaha menjalani proses hukum.
Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan komitmen organisasinya menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
Menurut Doli, pembangunan tidak dapat terus sepenuhnya dijalankan melalui pendekatan dari atas ke bawah. Aspirasi, kebutuhan, dan partisipasi masyarakat harus menjadi dasar perumusan program agar pembangunan desa lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.