BOGOR – Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University menuntaskan rangkaian seleksi presentasi dan wawancara Program Inkubasi Bisnis PRIME STeP 2026 Batch 2 di IPB International Convention Center (IICC), Bogor.
Sebanyak 12 startup ditetapkan sebagai peserta program inkubasi bisnis setelah melalui proses seleksi. Mereka terpilih dari 27 startup yang sebelumnya dinyatakan lolos tahap seleksi substansi Batch 2.
Dengan penambahan tersebut, jumlah peserta Program Inkubasi Bisnis PRIME STeP 2026 mencapai 49 startup. Sebanyak 37 startup berasal dari Batch 1, sementara 12 startup lainnya terpilih melalui seleksi Batch 2.
Program Manager PRIME STeP, Laela Sifa, menjelaskan program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam pengembangan science and techno park di Indonesia sekaligus memperkuat proses hilirisasi inovasi di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, PRIME STeP juga diarahkan untuk menumbuhkan perusahaan rintisan di lingkungan perguruan tinggi yang mengadopsi teknologi hasil pengembangan akademisi dan peneliti.
“Project ini juga diharapkan mampu menumbuhkan benih-benih startup di lingkungan perguruan tinggi yang mengadopsi teknologi yang dikembangkan dari perguruan tinggi sebagai wujud nyata dari hilirisasi hasil penelitian,” ujar Laela.
Dalam tahapan seleksi, peserta mempresentasikan beragam inovasi dari bidang farmasi dan kosmetika, teknologi, pangan, pertanian, hingga peternakan. Produk inovatif dan model bisnis masing-masing startup dinilai oleh tim reviewer dari Project Management Unit (PMU) dan Project Implementation Unit (PIU).
Penilaian mencakup aspek penyelesaian masalah, kebaruan inovasi, penerapan teknologi, kelayakan model bisnis, potensi pasar, kapasitas tim, pertumbuhan bisnis, hingga peluang pengembangan usaha.
Asisten Bidang Inkubator Bisnis LPA2I IPB University sekaligus reviewer PIU, Deva Primadia Almada, mengatakan startup yang lolos umumnya mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
“Kami tidak hanya melihat inovasinya, tetapi juga bagaimana tim mampu mengeksekusi ide tersebut menjadi bisnis yang berkelanjutan dan berpotensi berkembang,” katanya.
Melalui Program Inkubasi Bisnis PRIME STeP 2026, startup terpilih diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan usaha, meningkatkan daya saing, serta menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan di sektor agromaritim dan bidang strategis lainnya.