KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan kondisi kesehatannya terus membaik setelah sempat mengalami infeksi saluran pencernaan yang memicu gangguan lambung hingga serangan vertigo. Ia pun telah kembali menjalankan aktivitas pemerintahan pada Senin (13/7/2026).
Kembalinya Farhan beraktivitas bertepatan dengan hari pertama tahun ajaran baru. Dalam agenda tersebut, ia meninjau sejumlah sekolah di Kota Bandung untuk melihat langsung pelaksanaan kegiatan pendidikan.
Sejumlah sekolah yang dikunjungi antara lain SMP Negeri 3 Bandung, SMP Negeri 10 Bandung, SD Negeri 047 Bandung, dan SMP Negeri 43 Bandung.
Farhan menjelaskan, gangguan kesehatan yang dialaminya bermula dari infeksi pada saluran pencernaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, infeksi tersebut kemudian memicu gangguan lambung yang berlanjut pada serangan vertigo.
“Setelah pemeriksaan laboratorium, ternyata ada infeksi pencernaan yang memicu maag, lalu maagnya memicu vertigo,” ujar Farhan, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, serangan vertigo membuat bola matanya bergerak tidak terkendali dan menimbulkan sensasi seolah-olah lingkungan di sekitarnya berputar. Kondisi tersebut menyebabkan dirinya kesulitan berdiri dan berjalan tanpa bantuan.
“Vertigo itu membuat kita merasa semuanya berputar, sehingga saya memang harus digotong,” katanya.
Atas arahan tim medis dan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Farhan kemudian menjalani masa istirahat selama dua hari. Selama proses pemulihan, aktivitasnya dibatasi dan ia diminta tetap berada di sekitar Pendopo Kota Bandung.
Setelah kondisinya membaik, Farhan mulai kembali menjalankan tugas sebagai wali kota. Namun, agenda yang dijalani untuk sementara masih dibatasi pada kegiatan yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan Kota Bandung.
Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian dan mendoakan kesembuhannya selama menjalani masa pemulihan.
Ia memastikan agenda pemerintahan dan pembangunan Kota Bandung tetap berjalan. Farhan juga mengungkapkan rencana untuk menyampaikan perkembangan sejumlah program strategis Pemerintah Kota Bandung pada Selasa (14/7/2026).
Program tersebut antara lain penertiban bando reklame, penataan bangunan liar, penertiban kabel udara, serta perkembangan berbagai program pembangunan lainnya di Kota Bandung.