TEMANGGUNG – Rektor IPB University Dr Alim Setiawan Slamet mendorong mahasiswa untuk mengambil peran sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat melakukan supervisi program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi di Desa Pringsurat, Minggu (19/7).
Dalam kunjungan tersebut, Alim menekankan bahwa program KKNT tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa juga dituntut mampu membangun kolaborasi serta memberikan pendampingan yang berdampak dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
“Mahasiswa KKNT diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan pendampingan kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan desa,” ujar Alim.
Selain memberikan arahan kepada mahasiswa, Alim juga membawa inovasi hasil pengembangan IPB University berupa benih padi unggul IPB 9G. Benih tersebut diserahkan untuk 12 desa di Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari upaya mendekatkan hasil riset perguruan tinggi kepada masyarakat.
IPB 9G merupakan salah satu varietas padi unggul hasil inovasi IPB University. Varietas tersebut memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari produktivitas tinggi, penggunaan air dan pupuk yang lebih efisien, hingga kemampuan beradaptasi terhadap berbagai kondisi lahan.
Tanaman IPB 9G juga memiliki karakter yang kokoh sehingga lebih tahan rebah. Pemanfaatannya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung peningkatan pendapatan petani dan ketahanan pangan daerah.
Kehadiran Alim dalam supervisi KKNT Inovasi mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Pringsurat Casmadi. Ia mengapresiasi keterlibatan mahasiswa IPB University dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi desa.
Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kabupaten Pekalongan Dwi Herosakti Satriyo berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan IPB University dapat terus berlanjut. Sinergi tersebut dinilai penting agar inovasi dan pendampingan kepada masyarakat dapat berkembang secara berkesinambungan.
Melalui program KKNT Inovasi dan diseminasi benih IPB 9G, Alim mendorong penguatan peran IPB University agar hasil pendidikan dan riset tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi dapat diterapkan langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan desa.