JAKARTA — Kejuaraan taekwondo internasional bertajuk 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 1-5 Agustus 2026. Ajang bergengsi tersebut diikuti 478 atlet atau taekwondoin dari 36 negara yang berasal dari kawasan Asia, Eropa, hingga Amerika.
Kejuaraan ini memiliki status World Taekwondo G2, sehingga menjadi salah satu kompetisi penting bagi para atlet dalam mengumpulkan poin peringkat dunia menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Kehadiran sejumlah atlet elite dunia menjadikan Indonesia Open 2026 sebagai salah satu turnamen taekwondo internasional yang mendapat perhatian besar.
Selain menjadi ajang persaingan atlet dunia, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan kontingen Indonesia menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) memanfaatkan momentum tersebut untuk menguji kesiapan atlet nasional sebelum tampil pada kompetisi multievent tingkat Asia.
Penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang akan diperingati pada 5 Oktober 2026.
Ketua Umum PB TI Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan, kolaborasi dengan TNI merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung perkembangan olahraga prestasi nasional sekaligus memastikan kejuaraan berjalan aman dan memenuhi standar internasional.
“8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Kami mengapresiasi dukungan penuh TNI sehingga kejuaraan ini dapat terselenggara dengan baik dan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia,” ujar Richard dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Richard, kerja sama antara PB TI dan TNI menunjukkan bahwa pengembangan olahraga prestasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi modal penting agar Indonesia semakin dipercaya sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga internasional.
“Kami bangga dapat bekerja sama dengan TNI. Dukungan ini tidak hanya memastikan kelancaran penyelenggaraan Indonesia Open, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun prestasi olahraga Indonesia,” katanya.