KOTA BEKASI – Di balik padatnya aktivitas mendampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wiwiek Hargono tetap mampu menjaga kebugaran, penampilan, dan semangat dalam menjalankan berbagai amanah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), serta Ketua Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bekasi.
Bagi Wiwiek, kecantikan bukan hanya soal penampilan fisik, tetapi juga mencerminkan bagaimana seseorang menghargai dirinya sendiri dan orang lain. Karena itu, ia memilih menerapkan pola hidup sehat dan menjadi dirinya sendiri tanpa harus mengikuti tren atau meniru gaya orang lain.
Menurutnya, menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental merupakan fondasi utama agar tetap produktif di tengah berbagai tanggung jawab. Istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, serta menjaga pikiran tetap positif menjadi kebiasaan yang selalu dijalankannya.
“Pada malam hari, lakukanlah introspeksi terhadap hal-hal yang masih dirasa kurang atau keliru. Niatkan untuk memperbaikinya pada masa mendatang serta mohonlah ampun atas segala ketidaksempurnaan,” ujar Wiwiek.
Ia menambahkan, rasa syukur menjadi energi yang membuat seseorang mampu menjalani setiap amanah dengan penuh keikhlasan.
“Bersyukurlah karena Allah telah menganugerahkan kemampuan kepada kita untuk menuntaskan tugas-tugas yang diemban, sehingga kebahagiaan dalam hati pun terpancar melalui wajah,” katanya.
Sebagai Ketua KORMI Kota Bekasi, Wiwiek juga aktif mengampanyekan pentingnya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Ia sendiri membiasakan melakukan workout ringan di rumah maupun berjalan santai di luar ruangan. Di samping itu, ia menjaga pola makan dengan mengurangi konsumsi gula berlebih dan memilih menu yang lebih sehat.
Menurutnya, konsistensi menjadi faktor terpenting dalam menjalani pola hidup sehat. Sesekali keluar dari rutinitas bukan persoalan, selama seseorang mampu kembali pada kebiasaan yang baik.
Di tengah berbagai aktivitas organisasi dan kegiatan pelayanan masyarakat, Wiwiek tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas. Baginya, kebersamaan dengan keluarga menjadi sumber energi yang menjaga keseimbangan fisik, mental, sekaligus semangat untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
Lebih jauh, ia memaknai kecantikan sebagai perpaduan antara keindahan lahir dan batin. Empati, kesantunan dalam bertutur kata, perilaku yang membawa manfaat bagi sesama, serta senyum tulus dan rasa syukur merupakan pesona yang tidak dapat digantikan oleh riasan apa pun.
Melalui pengalamannya, Wiwiek mengajak para perempuan untuk terus menjadi versi terbaik dari diri sendiri dengan membangun kebiasaan positif secara konsisten. Menurutnya, langkah-langkah sederhana yang dijalani dengan penuh rasa syukur akan menghadirkan kebahagiaan sekaligus memancarkan kecantikan yang sejati.